TEMA : KEUTAMAAN ORANG BERIMAN DALAM MENUNTUT ILMU

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, alladzi ‘Allamal insana bil qolam, ‘Allamal insane ma lam ya’lam. Wassholatu wassalamu ‘ala almu’allimil awwal sayyidina Muhammadin shallallahu ‘alaihi wasallam wa’ala alihi wasahbini ‘ajmaiin.
Amma Ba’du.

Dewan juri yang saya hormati serta hadirin yang insyallah di muliakan oleh Allah swt.
Marilah kita panjatkan puja dan pujji syukur ke hadhirat Allah swt ata segala nikmat dan karunia Nya yang tak terhingga sehingga kita masioh di berikan kesempatan unutk beribadah hingga saat ini.
Kedua kalinya, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada baginda nabi Muhammad saw beserta keluaganya, kerabat, para shohabat dan kita semua. Semoga dengan permohonan ini kita termasuk umatnya yang akan mendapatkan syafa’at beliau kelak di hari kiamat, amin.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah swt
Pada kesempatan kali ini izinkanlah saya menyampaikan padato yang berjudul "orang beriman dan ilmu pengetahuan"


Haridin yang di muliakan oleh Allah swt….
Tidak dipungkiri bahwa saat ini kita hidup di Era ilmu pengetahuan. Siapapun yang sadar akan masa depannya, tentu ia akan mengerahkan usaha yang maksimal untuk menguasai ilmu pegetahuan. Bahkan setiap negara berlomba-lomba untuk memajukan ilmu pengetahuan. Ada negara-negara yang berusaha mengunggulkan ilmu pendidikan. Ada negara-negara yang berusaha mengunggulkan ilmu kedokteran. Dan ada juga negara-negara yang mengunggulkan ilmu militer. Mereka sadar bahwa dengan cara demikiamnlah, kedudukan mereka akan terpandang dan tinggi di kancah dunia. mereka ingin tercatat oleh dunia sebagai negara dengan masyarakat dengan tingkat keilmuan tertinggi.

Haridin yang di muliakan oleh Allah swt….

hal ini tentu sejalan dengan firman allah swt dalam al mujadaiah ayat 11 yang artinya :
"Allah akan mengangkat beberapa derajat orang2 beriman diatara kamu dan yang diberikan pengetahuan."

Dalam ayat diatas allah swt memastikan akan mengangkat derajat hambanya yang beriman dan Dia juga akan mengangkat derajat hambanya yang berilmu. Allah tidak tidak pernah menjanjikan mengangkat seseorang di sebabkan melimpahnay harta yang telah di kumpulkan. Dia tidak menjanjikan mengangkat derajat hambanya yang memiliki kedudukan yang tinggi di masyarakat. Bukan juga karena bentuk fisik yang sempurna atau bahkan karena keturunan. Namun Allah swt karena 2 hal. keimanan dan keilmuannya.

Dr Badruddin Hasson mufti suriah pernah berkata “ Sesungguhnya Allah swt melaui ayat-ayatnya baik yang turun di Mekkah ataupun di Madinah, sangat mendorong hambanya untuk beriman dan berfikir serta ikut andil dalam perkembangan ilmu pengetahuan.”

Sejarah telah membuktikan pada di abad –abad keemasan umat islam pada masa generasi pertama khulafaurrasyidin, masa dinasti umayyah dan dinasti abbasiyyah. Bahwa masyarakat islamn pada saat itu telah mampu menyeimbangkan nilai-nilai keimanan dan semangat ilmu pengetahuan. Hal ini berimplikasi memunculkan ilmuan –ilmuan nomor wahid yang pemikian dan karya-karyanya masih di pelajari dan didiskusikan hingga saat ini. Baik itu di kalangan akademisi mau masyarakat umum. Nama nama seperti Abu aswad Aduali ( Pembuku Ilmu Nahwu), Ali bin Abi Thalib (Penemu Ilmu Nahwu), Khalil bin Ahmad (Penemu Ilmu Irama Arab), Al Ma’arry (Filsuf dan sufi), Ibnu Batutah (Sejarawan), Ibnu Shina (Ahli kedokteran, musik dan Fiqih), Al Ghazali ( Sufi dan Filsuf). Nu’man bin Tsabit (Pemimpin Madzhab Hanafi), Malik bin Anas (Pemimpin Madzhab Maliki), Mohammad bin idris (Pemimpin Madzhab Syafi’I), Al Khawarizmi (Penemu al jabar dan nilai 0) dan masih banyak lagi. Mereka telah menyeimbangkan iman dan ilmu sehingga atas izin Allah swt mampu melahirkan pemikiran yang cemerlang dan karya-karya yang sangat monumental yang masih kita pelajari hingga saat ini.

Hadirin yang di mulyakan oleh Allah swt…
Di bawah ini adalah beberapa keutamaan orang mukmin yang berilmu.
1.      Kemampuan melihat hikmah yang tersembunyi di balik syariah Allah di muka bumi.
Hal ini seperti menyadari kebaikan dibalik disyari’atkan nya sholat berjam’ah berdasarkan penemuan dan teori-teori sains. Ia mampu melihat dengan jelas hikmah fisiologis dari gerakan –gerakan sholat sebagaimana telah di contohkan oleh baginda nabi Muhammad saw. Ia juga sangat sadar bahwa ibadah zakat tidak hanya membersihkan harta yang menunaikannya tapi juga mampu menyembuhkan kondisi masyarakat dari penyakit kemiskinan, kondisi ketimpangan sosial, dan merebaknya penyakit iri dan dengki.

2.      Mampu memberikan pemahaman tentang semangat islam dengan lebih sederhana dan logis.
Dengan pamahamannya yang lebih bisa terima dengan akal, maka ia mampu meniggikan nilai agama islam dengan baik. Hal ini dengan mengambil sampel fenomena actual yang langsung terhubung untuk meningkat nilia –nilai keimanan. Baik untuk dirinya, keluarganya dan orang-orang  di sekitarnya.

Hadirin yang di mulyakan oleh Allah swt.

3.      Nabi saw bersabda“ barang siapa telah meniti jalan untuk mendapatkan ilmu niscaya Allah akan memudahkan jalannya menuju syurga” (HR. Muslim).

Hadits di atas adalah kebar gembira bagi kita orang beriman. Allah tidak pernah menyianyiakan niat dan usaha kita dalam menuntut ilmu pengetahuan. Peluh kita ketika pulang dari sekolah atau perguruan tinggi akan di balas oleh Allah swt dengan syurga, demikian juga ujian yang kita lakukan, bangun malam untuk mengerjakan tugas. Allah akan menbalas usaha-usaha tersebut dengan pahala yang setimpal.
Di dunia Allah akan membalas usaha tersebut dengan prestasi dan kesuksesan, di akhirat nanti Allah akan memudahkan nya untuk masuk syurga.
Semoga kita termasuk orang-orang beruntung itu. Amin.


Hadirin yang dimulyakan oleh Allah swt…
Demikianlah kemulian orang yang beriman dan berilmu di hadapan Allah saw, para penduduk langit dan umat manusia. Sebagai umat islam yang beriman kepada Allah swt, Para mailakat-Nya, Rosul rosul-Nya, Kitab kitab-Nya, Qadho dan Qodar-Nya, serta Hari Akhir. Marilah kita berlomba-lomba untuk ikut andil dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan kita masing2. Marilah kita menjadi muslim yang paling otoritatif dalam bidangnya masing2. Dengan satu tujuan suci, yaitu menegakkan kalimat-kalimat Allah swt demi menggapi ridho-Nya.

Hadirin yang dimulyakan oleh Allah swt…
Demikian yang dapat saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaat dan dapat kita amalkan dalam kehidupan. Amin Yaa Robbal ‘Alamin.
Billahi taufik wal hidayah, wa ridho wal inayah.

Wasalamu’alaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seklumit Pentium Untuk Masisir